Seperti yang kita ketahui, latar belakang merupakan bagian awal skripsi yang memiliki peran sangat penting karena menjadi fondasi dari keseluruhan penelitian.
Pada bagian inilah penulis menjelaskan alasan ilmiah mengapa suatu topik layak diteliti, apa masalah yang terjadi, serta urgensi penelitian tersebut. Maka tidak heran jika menulis bagian ini bisa dikatakan sangat krusial bagi penulis jika ingin pembaca memahami arah penelitian sejak awal.
Namun, kenyataannya tidak sedikit mahasiswa yang mengalami kesulitan saat menulis latar belakang skripsi. Kesalahan yang sering terjadi antara lain penulisan yang terlalu umum, bertele-tele, tidak didukung data, hingga tidak selaras dengan judul dan rumusan masalah. Akibatnya, latar belakang menjadi lemah secara akademik dan sering kali perlu direvisi berulang kali oleh dosen pembimbing. Jangan-jangan, Anda salah satunya, ya?
Oleh karena itu, artikel ini bertujuan untuk memberikan panduan dan tips praktis dalam menulis latar belakang skripsi yang jelas, runtut, dan sesuai kaidah ilmiah. Dengan memahami struktur dan prinsip penulisan yang tepat, diharapkan pembaca dapat menyusun latar belakang skripsi secara lebih efektif, mudah dipahami, serta meningkatkan peluang skripsi disetujui oleh dosen pembimbing.
Baca juga: Konflik dalam Bimbingan Skripsi yang Hampir Bikin Mahasiswa Menyerah
Kenali Apa Itu Latar Belakang Skripsi
“Latar belakang adalah deskripsi konteks penelitian yang menjelaskan mengapa topik tersebut penting untuk dikaji, baik dari segi teoritis maupun praktis (Moleong (2017).”
Selain itu, latar belakang skripsi memiliki hubungan yang sangat erat dengan rumusan masalah. Masalah penelitian yang dirumuskan seharusnya muncul secara logis dari uraian latar belakang. Artinya, setiap rumusan masalah harus dapat ditelusuri asal-usulnya dari fenomena, data, atau permasalahan yang telah dijelaskan sebelumnya. Dengan keterkaitan yang jelas antara latar belakang dan rumusan masalah, skripsi akan terlihat lebih sistematis, logis, dan mudah dipahami.
Fungsi Latar Belakang Skripsi
Latar belakang skripsi berfungsi untuk menjelaskan konteks dan urgensi penelitian yang akan dilakukan. Pada bagian ini, penulis memaparkan kondisi atau fenomena yang melatarbelakangi munculnya topik penelitian, baik berdasarkan fakta lapangan, data statistik, maupun temuan penelitian sebelumnya. Penjelasan tersebut bertujuan menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan bukan sekadar pilihan pribadi, tetapi memiliki nilai penting dan relevansi akademik.
Selain itu, latar belakang juga berfungsi untuk menunjukkan adanya masalah penelitian. Melalui uraian yang sistematis, penulis mengungkap ketidaksesuaian antara kondisi ideal yang diharapkan dengan kondisi nyata yang terjadi. Dari sinilah permasalahan penelitian mulai terlihat secara jelas, sehingga pembaca dapat memahami apa yang menjadi inti persoalan dan mengapa masalah tersebut perlu dikaji lebih lanjut.
Fungsi lain yang tidak kalah penting adalah mengarahkan pembaca pada fokus penelitian. Latar belakang yang disusun dengan baik akan membawa pembaca secara bertahap dari gambaran umum menuju masalah yang lebih spesifik. Dengan demikian, pembaca dapat mengikuti alur pemikiran penulis hingga sampai pada fokus penelitian yang akan dibahas, sehingga skripsi terasa lebih runtut, logis, dan terarah.
Unsur Wajib dalam Latar Belakang Skripsi

Salah satu unsur penting dalam latar belakang skripsi adalah penjelasan mengenai fenomena atau perbandingan antara kondisi ideal dan kondisi nyata. Penulis perlu menggambarkan bagaimana seharusnya suatu kondisi berlangsung menurut teori, kebijakan, atau harapan akademik, lalu membandingkannya dengan realitas yang terjadi di lapangan. Perbedaan antara keduanya menjadi dasar logis munculnya masalah penelitian.
Unsur berikutnya adalah penggunaan data pendukung. Latar belakang yang kuat tidak hanya berisi opini, tetapi didukung oleh data yang relevan, seperti statistik, hasil penelitian terdahulu, maupun fakta lapangan. Data ini berfungsi memperkuat argumen penulis bahwa masalah yang diangkat benar-benar nyata, penting, dan layak untuk diteliti secara ilmiah.
Selanjutnya, latar belakang harus memuat identifikasi masalah yang jelas. Setelah memaparkan fenomena dan data pendukung, penulis perlu menegaskan masalah utama yang akan dikaji. Identifikasi masalah ini menjadi jembatan antara uraian latar belakang dengan rumusan masalah, sehingga alur penulisan tetap sistematis dan terarah.
Unsur penting lainnya adalah kesenjangan penelitian atau research gap. Penulis perlu menunjukkan bahwa masih terdapat celah dalam penelitian sebelumnya, baik dari sisi objek, metode, variabel, maupun konteks penelitian. Adanya research gap menegaskan kebaruan dan kontribusi penelitian yang akan dilakukan.
Terakhir, latar belakang skripsi perlu memuat alasan pemilihan topik penelitian. Alasan ini dapat didasarkan pada urgensi masalah, relevansi dengan bidang keilmuan, maupun manfaat praktis dan teoretis dari penelitian tersebut. Dengan menjelaskan alasan pemilihan topik secara jelas, latar belakang akan terasa lebih meyakinkan dan mampu menunjukkan nilai penting dari penelitian yang dilakukan.
Tips Menulis Latar Belakang Skripsi yang Baik
Salah satu tips utama dalam menulis latar belakang skripsi adalah memulai dari gambaran umum ke pembahasan yang lebih khusus. Penulis sebaiknya membuka latar belakang dengan konteks luas sesuai bidang keilmuan, kemudian secara bertahap mengerucutkan pembahasan hingga pada masalah spesifik yang akan diteliti. Pola ini membantu pembaca memahami alur pemikiran penulis dengan lebih mudah.
Selain itu, gunakan data yang relevan dan terbaru untuk memperkuat uraian latar belakang. Data dapat berupa statistik resmi, hasil penelitian terdahulu, maupun fakta empiris di lapangan. Penggunaan data yang valid dan mutakhir akan meningkatkan kredibilitas tulisan serta menunjukkan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki dasar ilmiah yang kuat.
Penulisan latar belakang juga harus disusun secara runtut dan logis. Setiap paragraf sebaiknya saling berkaitan dan mengalir secara sistematis, mulai dari pemaparan fenomena hingga penegasan masalah penelitian. Hindari loncatan ide yang terlalu jauh agar pembaca tidak kehilangan arah dalam memahami isi latar belakang.
Tips berikutnya adalah menghindari opini tanpa dasar ilmiah. Setiap pernyataan yang bersifat klaim sebaiknya didukung oleh teori, data, atau rujukan yang jelas. Hal ini penting agar latar belakang tidak terkesan subjektif dan tetap memenuhi kaidah penulisan akademik.
Terakhir, gunakan bahasa akademik yang jelas dan efektif. Pilih kata-kata yang formal, lugas, dan mudah dipahami, serta hindari penggunaan bahasa sehari-hari atau kalimat yang terlalu panjang dan berbelit. Bahasa yang tepat akan membuat latar belakang skripsi terlihat lebih profesional dan enak dibaca.
Kesalahan yang Sering Terjadi dalam Latar Belakang Skripsi
Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi dalam penulisan latar belakang skripsi adalah pembahasan yang terlalu panjang dan bertele-tele. Banyak mahasiswa menuliskan informasi yang kurang relevan sehingga inti permasalahan menjadi tidak jelas. Latar belakang yang baik seharusnya ringkas, padat, dan langsung mengarah pada masalah penelitian tanpa banyak penyimpangan.
Kesalahan berikutnya adalah latar belakang yang tidak fokus pada masalah penelitian. Uraian yang terlalu umum dan tidak mengerucut membuat pembaca kesulitan memahami apa sebenarnya masalah utama yang ingin diteliti. Akibatnya, hubungan antara latar belakang dengan rumusan masalah menjadi lemah dan kurang logis.
Selain itu, minimnya data dan referensi juga menjadi kelemahan umum dalam latar belakang skripsi. Pernyataan yang tidak didukung oleh data statistik, penelitian terdahulu, atau sumber tepercaya akan terkesan sebagai opini pribadi. Hal ini dapat menurunkan kualitas akademik skripsi dan sering menjadi alasan dosen meminta revisi.
Kesalahan lain yang tidak kalah fatal adalah latar belakang yang tidak sesuai dengan judul penelitian. Ketidaksinkronan ini biasanya terjadi karena penulis kurang cermat dalam menyusun alur pembahasan. Latar belakang seharusnya secara konsisten mengarah dan mendukung judul skripsi agar penelitian terlihat fokus, sistematis, dan memiliki arah yang jelas.
Tips Agar Latar Belakang Mudah Disetujui Dosen Pembimbing
Agar latar belakang skripsi mudah disetujui dosen pembimbing, langkah pertama yang perlu diperhatikan adalah menyesuaikannya dengan bidang keilmuan. Pastikan topik, istilah, dan sudut pandang yang digunakan relevan dengan disiplin ilmu yang ditekuni. Latar belakang yang selaras dengan bidang keilmuan akan menunjukkan bahwa penelitian memiliki dasar teoritis yang jelas dan tidak keluar dari konteks akademik program studi.
Selain itu, penting untuk menjaga konsistensi antara latar belakang dengan judul dan rumusan masalah. Uraian dalam latar belakang harus mengarah langsung pada judul penelitian dan secara logis melahirkan rumusan masalah. Ketika ketiga komponen ini saling mendukung, dosen pembimbing akan lebih mudah melihat arah penelitian dan menilai bahwa skripsi disusun secara sistematis.
Tips berikutnya adalah mengikuti pedoman penulisan kampus secara cermat. Setiap perguruan tinggi umumnya memiliki aturan khusus terkait sistematika, gaya bahasa, dan tata cara penulisan skripsi. Dengan mematuhi pedoman tersebut sejak awal, mahasiswa dapat meminimalkan revisi teknis dan menunjukkan sikap akademik yang baik di hadapan dosen pembimbing.
Baca juga: Tips Lulus Ujian UT dengan Nilai Memuaskan
Penutup
Latar belakang skripsi merupakan bagian krusial yang menentukan arah dan kualitas keseluruhan penelitian karena berfungsi menjelaskan konteks, urgensi, serta masalah yang akan dikaji secara ilmiah. Latar belakang yang kuat disusun dengan memperhatikan unsur fenomena, data pendukung, identifikasi masalah, kesenjangan penelitian, serta konsistensi dengan judul dan rumusan masalah. Dengan penulisan yang runtut, logis, dan berbasis data, latar belakang tidak hanya memudahkan pembaca memahami fokus penelitian, tetapi juga meningkatkan peluang skripsi disetujui oleh dosen pembimbing.
Oleh karena itu, mahasiswa perlu mulai menulis latar belakang dengan strategi yang tepat dan terencana. Hindari penulisan yang asal-asalan, dan luangkan waktu untuk menyusun alur pemikiran secara sistematis sejak awal. Dengan pemahaman yang baik dan pendekatan yang benar, menulis latar belakang skripsi bukan lagi menjadi bagian yang menakutkan, melainkan langkah awal yang meyakinkan menuju penelitian yang berkualitas.
Namun, jika Anda memiliki permasalahan serius maupun keterbatasan dalam mengerjakan latar belakang skripsi, Akademia bisa membantu Anda untuk menyelesaikan step by step skripsi yang terasa menyulitkan. Konsultasikan semua permasalahan skripsi Anda sekarang di Akademia!

