Mengenal Jenis dan Proses Seleksi Beasiswa Riset Dalam dan Luar Negeri

Beasiswa riset merupakan bentuk bantuan dana yang diberikan guna menunjang pelaksanaan kegiatan penelitian, baik yang berkaitan dengan tugas akhir mahasiswa maupun riset yang dijalankan oleh tim atau institusi tertentu. Beberapa contoh program pendanaan riset yang tersedia antara lain Beasiswa Penelitian BAZNAS, Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional BRIN, serta berbagai program serupa lainnya. 

Tujuan beasiswa ini adalah untuk menyalurkan dukungan pendanaan untuk kegiatan riset, baik dalam bentuk bantuan biaya tugas akhir bagi mahasiswa jenjang D4, S1, S2, dan S3, maupun pembiayaan penelitian yang dilakukan oleh kelompok, lembaga, atau instansi. Program ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu Beasiswa Riset Umum dan Beasiswa Riset MAZAWA.

Beasiswa Riset

Beasiswa Luar Negeri 

Beasiswa riset luar negeri merupakan bentuk dukungan finansial yang ditujukan untuk membiayai kegiatan penelitian di luar negeri. Program ini disediakan oleh berbagai institusi, baik dari sektor pemerintah maupun swasta, dan ditujukan bagi berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari program sarjana hingga doktor.  Berikut ini merupakan beberapa contoh dari beasiswa riset luar negeri dari pemerintah maupun oleh lembaga swasta

  • LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

Beasiswa dari Pemerintah Indonesia yang mendukung studi lanjutan di luar negeri, termasuk pendanaan untuk kegiatan riset.

  • Fulbright Scholarship

 Program beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat yang diperuntukkan bagi studi dan penelitian di berbagai universitas di Amerika Serikat.

  • Chevening Scholarship

 Beasiswa dari Pemerintah Inggris yang memberikan kesempatan bagi pelajar internasional untuk menempuh pendidikan pascasarjana di Inggris.

  • Mitsui Bussan Scholarship

Program beasiswa yang disediakan oleh Mitsui Bussan untuk mendukung studi jenjang sarjana di berbagai negara, terutama di kawasan Asia dan Jepang.

  • Orange Tulip Scholarship

Beasiswa yang ditawarkan oleh pemerintah Belanda melalui kerja sama dengan institusi pendidikan tinggi, ditujukan bagi mahasiswa internasional yang ingin melanjutkan studi di Belanda.

  • Beasiswa Kemitraan

Beasiswa kemitraan merupakan beasiswa hasil kerjasama pendanaan antara beberapa lembaga, seperti LPDP-AAS (Australia Awards Scholarship), yang mendukung studi lanjutan sekaligus mempererat hubungan antarnegara melalui pendidikan.

Beasiswa Riset Dalam Negeri 

Beasiswa riset dalam negeri merupakan program dukungan pendanaan yang ditujukan untuk mendanai kegiatan penelitian yang dilaksanakan di wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk mendorong pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi di tingkat nasional. Beberapa contoh beasiswa riset dalam negeri yang tersedia antara lain:

  • Beasiswa Riset BAZNAS 

Beasiswa ini merupakan program bantuan pendanaan yang ditujukan untuk mendukung kegiatan penelitian, baik secara individu maupun kelompok. Program ini terbuka bagi mahasiswa jenjang Diploma IV, Sarjana (S1), Magister (S2), dan Doktoral (S3), serta bagi kelompok atau instansi/lembaga riset. 

  • Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pada jenjang doktoral di bidang-bidang strategis nasional, seperti keanekaragaman hayati, keanekaragaman hayati, teknologi nuklir, penerbangan dan antariksa, kelautan dan kemaritiman. Beasiswa ini ditujukan untuk peneliti muda, dosen, serta akademisi potensial yang memiliki minat dalam pengembangan riset unggulan dan inovasi. Selain pembiayaan studi doktoral, program ini juga mencakup dukungan untuk pelaksanaan riset yang relevan dengan prioritas nasional.

  • Beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan)

Beasiswa LPDP merupakan program pendanaan pendidikan tinggi yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan dan didanai melalui Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN). Program ini ditujukan untuk mendukung studi lanjutan pada jenjang Magister (S2) dan Doktoral (S3) di perguruan tinggi terbaik, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Tahapan Umum Seleksi Beasiswa Riset

Proses seleksi beasiswa riset umumnya terdiri atas beberapa tahap yang dirancang untuk menilai kelayakan administratif dan substansi dari para pelamar. Berikut ini adalah tahapan umum dalam proses seleksi beasiswa riset

  • Pendaftaran dan Unggah Dokumen

Pendaftaran biasanya dilakukan secara online melalui situs resmi dari penyelenggara beasiswa.
Pelamar diwajibkan mengisi formulir aplikasi dan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan, seperti transkrip nilai, proposal riset, KTP, KK dan dokumen pendukung lainnya. 

  • Seleksi Administrasi

Pada tahap ini, panitia akan memverifikasi kelengkapan dan kesesuaian dokumen yang dikirim oleh pelamar. Pelamar yang lolos seleksi administrasi akan melanjutkan ke tahap berikutnya.

  • Seleksi Substansi

Seleksi substansi dapat melibatkan wawancara, tes bakat skolastik dan presentasi proposal riset. Tujuan dari tahap ini adalah untuk menilai kualitas ide penelitian, potensi akademik, serta motivasi dan komitmen pelamar terhadap bidang riset yang diusulkan.

  • Pengumuman Hasil Seleksi

Pengumuman hasil seleksi akhir disampaikan melalui situs resmi program beasiswa atau melalui email pribadi masing-masing peserta.

Beasiswa riset merupakan bentuk dukungan finansial yang diberikan untuk mendanai kegiatan penelitian, baik oleh mahasiswa maupun oleh kelompok atau institusi. Program ini tersedia dalam dua lingkup utama, yaitu beasiswa riset dalam negeri dan beasiswa riset luar negeri, serta mencakup berbagai jenjang pendidikan mulai dari D4, S1,S2, hingga DS3.

Beberapa contoh beasiswa riset luar negeri yang populer antara lain LPDP, Fulbright, Chevening, Mitsui Bussan, Orange Tulip, dan beasiswa kemitraan seperti LPDP-AAS. Sementara itu, beasiswa dalam negeri mencakup program dari BAZNAS, BRIN, dan LPDP, yang fokus pada pengembangan riset nasional di bidang-bidang strategis.

Secara keseluruhan, beasiswa riset berperan penting dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi, serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing baik di tingkat nasional maupun global.

Open chat
Halo, apa yang bisa kami bantu?