
Cara mencari masalah penelitian adalah langkah penting dalam proses ilmiah. Langkah ini menggunakan pendekatan terstruktur untuk menemukan kesenjangan dalam literatur yang ada dan membuat pertanyaan untuk penelitian selanjutnya. Proses ini dimulai dengan meninjau sumber-sumber akademis yang relevan, seperti jurnal, buku, dan prosiding konferensi. Dengan mengidentifikasi area yang kurang diketahui atau teori-teori yang bertentangan, peneliti dapat menentukan topik-topik yang mungkin untuk diteliti.
Penting untuk memahami artikel sebelumnya yang berjudul Penyusunan Daftar Pustaka untuk Penelitian Ilmiah. Setelah itu, fokus akan berlanjut ke cara mencari masalah penelitian. Artikel ini menguraikan tiga pendekatan utama, yaitu analisis kebutuhan, pengamatan fenomena, dan telaah isu aktual. Dengan ini, peneliti dapat menentukan fokus penelitian secara lebih akurat dan ilmiah.
Analisis Kebutuhan
Cara paling efektif untuk mencari masalah penelitian adalah melalui analisis kebutuhan, yaitu proses mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi ideal dan aktual. Tahap ini dimulai dari mengenali gap pengetahuan, memahami tuntutan bidang yang diteliti, serta menilai faktor-faktor yang belum optimal atau memerlukan perbaikan. Dengan mengidentifikasi kebutuhan secara objektif, peneliti dapat menentukan topik yang relevan, memiliki urgensi, dan memberikan kontribusi baik secara teoretis maupun praktis.
Pencarian sistematis terhadap masalah penelitian juga perlu mempertimbangkan konteks yang lebih luas, seperti kebutuhan masyarakat, perkembangan teknologi, kebijakan terbaru, hingga peluang kolaborasi lintas disiplin. Faktor-faktor ini membantu peneliti membentuk agenda penelitian yang tidak hanya sah secara akademik, tetapi juga bermanfaat bagi pemangku kepentingan. Analisis kebutuhan yang dilakukan secara menyeluruh menjadi fondasi awal yang kuat, memungkinkan peneliti mengajukan pertanyaan penelitian yang bermakna dan mampu menjawab tantangan nyata di lapangan.
Pengamatan Fenomena
Pendekatan selanjutnya dalam menemukan masalah penelitian adalah melalui pengamatan fenomena. Proses ini dilakukan dengan mengamati kejadian, perilaku, atau pola tertentu di lingkungan untuk menemukan fenomena yang belum dipahami atau memicu pertanyaan ilmiah. Observasi yang baik membutuhkan pemahaman literatur dan ketajaman melihat perbedaan, pola, serta tren yang muncul sehingga peneliti dapat mengidentifikasi isu penting yang layak diteliti lebih lanjut.
Pengamatan fenomena dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur, tergantung kebutuhan penelitian. Peneliti perlu mencatat temuan secara sistematis, meninjau pola yang muncul, dan menentukan aspek yang membutuhkan penjelasan ilmiah. Pendekatan ini sangat relevan dalam bidang sosial, pendidikan, dan psikologi, di mana perilaku manusia sering menjadi sumber utama identifikasi masalah penelitian.
Telaah Isu Aktual
Setelah melakukan analisis kebutuhan dan pengamatan fenomena, langkah selanjutnya adalah telaah isu aktual yang berperan penting dalam penelitian. Telaah isu aktual adalah proses menelaah permasalahan yang sedang berkembang di masyarakat, lingkungan profesional, maupun dunia akademik. Isu aktual dapat ditemukan melalui laporan penelitian terbaru, publikasi ilmiah, berita, kebijakan pemerintah, maupun hasil diskusi akademik.
Dengan menganalisis isu terkini, peneliti dapat memastikan bahwa tema yang dipilih sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Cara ini membantu peneliti mengidentifikasi kekurangan dalam penelitian yang belum banyak dibahas, sehingga penelitian yang dilakukan memiliki aspek kebaruan.
Baca juga: Penulisan Latar Belakang Penelitian yang Kuat
Kesimpulan
Dengan begitu, cara mencari masalah penelitian dapat dilakukan melalui analisis kebutuhan, pengamatan fenomena, dan telaah isu aktual. Ketiga pendekatan tersebut memungkinkan peneliti merumuskan masalah yang relevan, ilmiah, serta memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan. Dengan menerapkan pendekatan yang sistematis dan berbasis data, peneliti dapat menghasilkan rumusan masalah penelitian yang kuat, jelas, dan layak untuk diteliti secara akademis.