Sesuai dengan pengertiannya, penelitian komparatif merupakan metode penelitian yang dilakukan dengan membandingkan satu variabel dengan variabel lainnya yang memiliki objek serupa. Hasil dari penelitian ini bersifat deskriptif, yaitu memberikan gambaran mengenai persamaan maupun perbedaan antara dua atau lebih variabel yang dianalisis.
Selain itu, penelitian komparatif juga berfungsi untuk mengidentifikasi faktor penyebab dari suatu kondisi yang sedang terjadi. Contohnya, penelitian yang membandingkan pola perilaku masyarakat Jawa dan masyarakat Sri Lanka. Jika ditemukan kemiripan pada aspek tertentu, hal tersebut dapat mengindikasikan adanya kemungkinan hubungan, interaksi masa lalu, atau kesamaan asal-usul antara keduanya.
Pendekatan ini dilakukan untuk memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terhadap penyebab munculnya suatu fenomena, menelusuri pola yang ada, serta memberikan perspektif baru yang tidak selalu terungkap melalui satu jenis penelitian saja.

Karakteristik penelitian komparatif
Karakteristik penelitian komparatif secara keseluruhan mencerminkan pendekatan yang sistematis, terarah, dan fleksibel dalam menelaah perbedaan maupun kesamaan antar fenomena untuk memperoleh pemahaman yang lebih luas. Penelitian komparatif memiliki sejumlah ciri khas yang membedakannya dari jenis penelitian lainnya. Berikut ini beberapa karakteristik penelitian komparatif:
- Perbandingan: Karakteristik penelitian komparatif terletak pada upaya membandingkan dua atau lebih objek atau subjek yang memiliki perbedaan tertentu untuk menemukan kesamaan maupun perbedaannya.
- Fokus pada Variabel: Penelitian ini menitikberatkan pada satu atau lebih variabel yang dibandingkan antar kelompok, sampel, atau periode waktu yang berbeda.
- Bersifat Deskriptif: Karakteristik penelitian komparatif juga tampak dari penggunaan analisis deskriptif sebagai langkah awal dalam menggambarkan dan membandingkan fenomena yang diteliti.
- Analisis Mendalam: Penelitian ini memungkinkan peneliti melakukan kajian yang lebih mendalam karena menelaah variabel dalam konteks yang beragam.
- Dapat Bersifat Kuantitatif: Karakteristik penelitian komparatif lainnya adalah kemampuannya menggunakan metode kuantitatif seperti uji T, ANOVA, atau Chi-Square, namun dapat pula memanfaatkan pendekatan kualitatif.
Contoh Penerapan
Contoh penerapan penelitian komparatif dapat dijumpai di berbagai bidang seperti ekonomi, sosial, dan pendidikan. Misalnya, contoh penerapan penelitian ini dapat berupa perbandingan kinerja keuangan antara bank pemerintah dan bank swasta untuk melihat perbedaan efisiensi serta strategi operasional yang digunakan.
Dalam bidang pemasaran, contoh penerapan penelitian komparatif adalah analisis terhadap efektivitas strategi promosi di berbagai negara dengan latar budaya yang berbeda. Penelitian komparatif juga digunakan dalam studi lintas budaya untuk memahami perbedaan norma sosial dan perilaku konsumen.
Di bidang pendidikan, contoh penerapan metode ini yaitu analisis perbandingan hasil belajar siswa di sekolah yang menggunakan metode pembelajaran konvensional dan sekolah yang menerapkan pendekatan inovatif.
Kelebihan Penelitian Komparatif
Kelebihan penelitian komparatif terletak pada kemampuannya memberikan pemahaman mendalam terhadap perbedaan dan kesamaan antar fenomena tanpa perlu manipulasi langsung terhadap variabel yang diteliti. Beberapa kelebihan penelitian komparatif dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Membantu peneliti dalam mengidentifikasi faktor penyebab atau penjelasan di balik suatu kondisi maupun peristiwa historis yang telah terjadi, sehingga mampu memberikan wawasan tentang hubungan sebab-akibat.
- Tidak memerlukan manipulasi terhadap variabel penelitian. Metode ini cocok digunakan ketika variabel tidak dapat diubah karena alasan etis atau praktis. Tujuannya adalah untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen berdasarkan kondisi yang telah terjadi.
- Sebagian besar data yang digunakan dalam penelitian komparatif berasal dari sumber yang sudah tersedia, sehingga dapat menghemat waktu, tenaga, serta mengurangi permasalahan etika dalam proses pengumpulan data.
- Banyaknya informasi dan data sekunder yang bisa dimanfaatkan, menjadikan proses analisis lebih efisien dan hasil penelitian lebih komprehensif.
Kesimpulan
Penelitian komparatif merupakan metode penelitian yang berfokus pada upaya membandingkan dua atau lebih variabel, objek, atau kelompok dengan tujuan menemukan persamaan dan perbedaan di antara mereka. Pendekatan ini bersifat deskriptif dan analitis, sehingga mampu memberikan gambaran mendalam tentang fenomena yang diteliti tanpa melakukan manipulasi langsung terhadap variabel.
Melalui penelitian komparatif, peneliti dapat mengidentifikasi faktor penyebab suatu kondisi, menelusuri pola hubungan antar variabel, serta memperoleh pemahaman baru terhadap fenomena sosial, ekonomi, pendidikan, maupun budaya. Selain itu, metode ini efisien karena sering memanfaatkan data yang sudah tersedia, sehingga lebih hemat waktu dan sumber daya.